Mengenal Komponen Penting Dari Shock Absorber

Shock absorber termasuk salah satu komponen yang ada dalam sistem suspensi. Tugas dari komponen ini yaitu untuk menyerap oksilasi yang dihasilkan oleh pegas suspensi. Dengan terdapatnya shock absorber ini kenyamanan dan kesetabilan dalam berkendara bisa anda dapatkan. Komponen penting dari shock absorber juga memiliki peran masing-masing untuk kenyamanan.

Komponen Penting Dari Shock Absorber

Shock absorber terdiri atas berbagai macam komponen. Komponen yang ada dalam shock absorber tersebut memiliki fungsi dan tugas tersendiri. Dengan demikian shock absorber bisa bekerja dengan sebagaimana mestinya. Berikut merupakan komponen penting dari shock absorber lengkap dengan fungsinya.

1. Silinder

Silinder shock absorber termasuk salah satu komponen shock absorber yang mempunyai fungsi sebagai wadah atau tempat minyak shock absorber. Selain itu juga merupakan tempat bergeraknya piston naik turun.

Dengan terdapatnya silinder ini, maka fluida atau minyak shock absorber bisa menghambat pergerakan piston. Pergerakan piston yang dihambat, maka oksilasi yang didapatkan oleh pegas atau spring bisa dihambat atau ditahan.

2. Piston

Piston juga termasuk salah satu komponen penting dari shock absorber yang fungsinya untuk menekan atau mengkompresi fluida. Dengan terdapatnya komponen piston ini, maka volume silinder bisa dimanipulasi dengan sebagaimana mestinya. Dengan demikian fluida bisa menahan pergerakan piston ini dalam menahan oksilasi.

3. Piston Rod

Piston rod termasuk salah satu komponen shock absorber yang fungsinya sebagai penghubung antara piston dengan roda. Maka dari itu, pergerakan piston bisa sesuai dengan kondisi roda.

Pada saat roda memperoleh kejutan, maka piston rod bisa terdorong serta bisa menekan piston. Dengan demikian bisa terjadi proses kompresi. Sedangkan, pada saat roda memperoleh sebuah lubang maka piston roda bisa tertarik dan mengakibatkan terjadinya proses ekstensi dalam shock absorber.

4. Piston Valve

Piston valve termasuk salah satu komponen shock absorber yang fungsinya bisa untuk menghubungkan serta memutuskan hubungan antara ruangan yang ada diatas piston dengan ruangan yang ada dibawah piston. Jadi, bisa dikatakan jika piston valve ini fungsinya sebagai sekat atau pembatas.

Dengan terdapatnya katup ini maka aliran fluida dari ruang atas menuju ke ruang bawah atau sebaliknya bisa menjadi semakin lambat dengan mengecilkan lubang pada aliran fluida atau minyak shock absorber.

5. Fluida atau Minyak Shock Absorber

Fluida juga termasuk salah satu komponen shock absorber yang mempunyai fungsi sebagai bagian yang nantinya akan meredam oksilasi. Komponen ini sebenarnya bisa berbentuk cairan maupun dalam bentuk gas. Akan tetapi, sebagian besar yang digunakan yaitu yang berbentuk cairan.

Fluida tak hanya memiliki fungsi sebagai bagian yang bisa meredam oksilasi saja, akan tetapi komponen penting dari shock absorber ini juga berfungsi sebagai pelumas antara komponen yang terjadi pergesekan. Fluida nantinya akan berperan memindahkan oksilasi yang dihasilkan suspensi menjadi energi panas dari proses pengkompresian komponen piston.