Mengenal Tabel Durbin Watson dan Contoh Penggunaannya

Tabel Durbin Watson adalah tabel yang digunakan untuk pembanding dalam uji auto koreksi. Dalam statistik, uji Durbin Watson sendiri adalah tes atau pengujian yang dilakukan guna mendeteksi adanya auto korelasi dalam nilai residual. Atau, metode ini juga digunakan untuk menemukan adanya kesalahan prediksi dari sebuah proses analisis regresi. 

Dasar Pengambilan Keputusan dalam Uji Durbin Watson

Sebelum mengetahui lebih lanjut tentang tabel Durbin Watson, tentu saja pemahaman tentang dasar pengambilan keputusan dalam uji Durbin Watson cukup penting untuk diketahui. Dasar pengambilan keputusan ini nantinya akan berdampak pada bagaimana hasil pengujian yang dilakukan.

https://www.kompasiana.com/karinovcoid/604b41248ede4873b601fe14/menakar-popularitas-4-operator-seluler-indonesia-dan-tantangan-di-era-pandemi?page=all

Adapun dasar pengambilan keputusan dalam uji Durbin Watson adalah sebagai berikut:

  1. Jika d atau Durbin Watson lebih kecil dari dL atau lebih besar dari 4-dL, maka hipotesis nol atau H0 ditolak. Hal ini berarti ada auto korelasi 
  2. Jika d atau Durbin Watson terletak antara dU dan 4-dU, maka hipotesis nol atau H0 diterima. Hal ini berarti tidak ada auto korelasi
  3. Jika d atau Durbin Watson terletak diantara dL dan dU atau diantara 4-dU dan 4-dL, maka tidak dihasilkan kesimpulan yang cenderung pasti

Cara Membaca Tabel Durbin Watson

Guna memahami secara detail tabel Durbin Watson, pengetahuan tentang bagaimana cara membaca tabel Durbin Watson penting dimiliki. Sebelumnya, ada beberapa kode yang harus dipahami terkait tabel Durbin Watson tersebut. Kode yang dimaksud adalah sebagai berikut:

  • T: jumlah sampel (n)
  • k: jumlah variabel
  • dL: batas bawah Durbin Watson
  • dU: batas atas Durbin Watson

Kriteria Uji Auto Korelasi 

Lihat pula: Tabel Excel Durbin-Watson

Hal lain yang perlu dipahami terkait tabel Durbin Watson adalah kriteria dari auto korelasi. Dalam hal ini, deteksi auto korelasi positif bisa dilakukan dengan detail:

  • Jika d < dL, maka auto korelasi positif
  • Jika d > dU, maka tidak ditemukan auto korelasi positif 
  • Jika dL < d < dU, maka pengujian yang dilakukan tidak dapat disimpulkan 

Selain itu, untuk deteksi auto korelasi negatif, ada beberapa deteksi yang bisa diterapkan, yaitu:

  • Jika (4 – d) < dL, maka dalam perhitungan dipastikan adanya auto korelasi negatif
  • Jika (4 – d) > dU, maka tidak ditemukan adanya auto korelasi negatif
  • Jika dL < (4 – d) < dU, maka pengujian yang dilakukan tidak dapat disimpulkan

Deskripsi: tabel Durbin Watson adalah salah satu bagian dari proses uji auto korelasi dengan metode Durbin Watson. Ada beberapa cara deteksi auto korelasi yang perlu dipahami dengan baik.