Menulis Bukan Masalah Hard Skill

Hari minggu yang lalu saya membeli buku baru “Cara Dahsyat Menjadi Menulis Hebat” yang ditulis oleh Mas Jonru. Awalnya saya tidak menyadari keberadaan buku ini di rak buku Gramedia, saat baca buku Oh My Goodness dan berbalik badan langsung saya menatap buku tersebut. Seperti sebuah kebetulan dan sebuah panggilan untuk baca buku tersebut lalu saya tutup buku Oh My Goodness dan kembali menaruh ke rak buku dan membaca buku tulisan Mas Jonru ini.

Menulis Bukan Masalah Hard Skill

Dari judulnya saja sudah menarik saya untuk membaca dan saya buka buku sambil baca-baca dikit, ternyata bagus juga. Saya baca sambil nyeder di rak buku dan setelah beberapa halaman ternyata menarik juga untuk dibaca sampai habis. Dan sekilas yang saya baca ada dua komponen yang membuat anda bisa dikatakan sebagai penulis hebat. Hard Skill dan Soft Skill, seperti halnya komputer kalau ada Hardware pasti gak bisa digunakan kalo gak ada Software, jadi kedua skill dalam penulisan itu harus kita miliki. Dan memang buku tersebut lebih dominan membahas soft skill untuk menjadi seorang penulis hebat.

Hard skill itu berkaitan dengan sistematika penulisan atau biasanya teori yang di dapat di bangku sekolah seperti susunan surat dan lain sebagainya. Kalau Soft skill adalah motivasi untuk anda rajin menulis dan menulis, ya ! motivasi dalam diri sendiri memang dibutuhkan untuk menjadi penulisan yang hebat atau bahkan sangat hebat. Jangan cuma mengandalkan anda bisa menulis sebuah buku dengan baik dan benar (hard skill) tapi anda juga harus punya niat untuk bisa konsisten dalam menulis buku tersebut.

Dalam contoh di buku tersebut Mas Jonru (eh Pak Jonru) punya teman yang memiliki hard skill menulis yang sangat baik namun dia tidak memiliki soft skill untuk menulis jadi dia menulis hanya untuk iseng-iseng dan tidak mau dipublikasikan ke siapa saja. Memang tidak salah untuk menyimpan tulisan anda dalam draft atau anda arsipkan. Tapi betapa indahnya kalau tulisan yang kita tulis bisa dinikmati oleh orang yang membacanya dan dia memberikan acungan ke-4 jempolnya (yang 2 agak bau wkwkwk) kepada kita.

Jadi jika anda memang niat untuk menulis dan mempublikasikannya menjadi sebuah buku maka cobalah berlatih untuk memotivasi diri anda agar konsisten dalam menulis, bukankah konsisten akan membuahkan hasil yang mantap hehehe

Sekian dulu artikelnya semoga makin rajin nulis terutama menjadi penulis artikel blog dan semoga sukses terus buat anda semua.

This entry was posted in Tips & Trik, Umum and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *