Arti Garis Horizontal dalam Grafik dan Contoh Aplikasinya

Memaknai dan mengenal istilah garis horizontal sebenarnya tidak hanya terletak pada bentuk bidangnya saja. Jika melihat pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), horizontal merupakan garis sejajar dengan horizontal atau lebih mudah disebut, mendatar.

Karena itulah, horizontal lebih akrab disebut garis mendatar. Namun dalam keuangan atau analisa ekonomi, horizontal punya fungsi dan cara pandang yang lebih kompleks. Sebagai dasar, pada sumbu x yang ditarik dari kiri ke kanan.

perbedaan garis vertikal horizontalperbedaan garis vertikal horizontal

Referensi: Garis Vertikal dan Horizontal

Teori ini berasal dari analisis geometri yang kerap digunakan dan menjadi pendamping garis vertikal atau sumbu y. Sementara dalam analisis teknis, istilah ini juga digambarkan dalam bentuk grafik harga guna menonjolkan area support atau resistance.

Serupa dalam analisis geometrik dimana garis horizontal memperlihatkan bentuk sejajar pada sumbu x. Oleh karena itu, teruntuk garis horizontal sempurna, setiap nilai pada garis bakal mempunyai nilai y yang serupa.

Mengenal Istilah Garis Horizontal

Sebagaimana fungsinya dalam analisis teknis dalam menandai resistance dan support, garis horizontal berjalan paralel di sumbu x. Berikutnya digambar pada sepanjang swing tinggi yang serangkai, yang mana tiap tinggi dalam rangkaian akan memiliki tingkat yang sama.

Dalam grafik ekonomi semisal, garis horizontal adalah bagian yang menampilkan pergerakan harga di setiap waktu. Melalui sumbu dengan skala waktu, serta sumbu vertikal yang memperlihatkan harga.

Garis vertikal acap digunakan dalam penunjukan waktu candlestick yang muncul. Sementara bagian horizontal dijadikan instrumen trading sebagai trader dalam penentuan support dan resistance. Tak hanya itu, horizontal adalah bagian dari kurva penawaran sekaligus permintaan.

Apabila muncul pergerakan di bawah garis horizontal support, makan itulah indikasi penurunan harga lanjut. Namun, jika support bertahan serta harga naik lebih tinggi maka ada kesempatan harga muncul.

Hal serupa juga berlaku bagi garis horizontal resistance, jika harga bergerak ke atas maka harga tinggi bak berpotensi muncul. Namun jika menurun, maka garis horizontal cenderung bertahan sementara trader mengawasi harga yang lebih rendah.

Cara kerja ini menunjukkan, jika garis pada grafik apapun memiliki nilai sumbu y yang sama. Apabila ditarik guna menunjukkan rangkaian tinggi pada data, maka gerak pada titik data di atas horizontal akan memperlihatkan kenaikan nilai pada sumbu y, sebagai nilai terbaru dalam sampel.

Analisis Mendasar Horizontal

Analisis mendasar pada horizontal diperlukan guna membandingkan harga atau nilai sepanjang waktu. Aspek analisis ini, bersifat fundamental yang mana setiap analis bakal membandingkan setiap laporan pendapatan dari waktu ke waktu.

Dari sinilah, terdapat patokan terhadap sumbu x bagi analis untuk menakar persentase perubahan pendapatan dari waktu ke waktu. Garis horizontal dijadikan sebagai alat dalam mewakili tingkat perubahan melalui grafik yang relevan.

Dalam beberapa periode, analisis horizontal berpatok pada tren laporan keuangan meski dengan dasar periode yang telah ada. Selain itu, juga menunjukkan perubahan baik pada dolar maupun persentase.

Perlu diketahui, jika persentase perubahan dihitung lebih dulu dan dibagi antara tahun perbandingan dengan tahun dasar hingga memperlihatkan hasil bagi di angka 100. Seumpama, pendapatan naik hingga 10% dan merupakan kuartal terakhir yang didapat menggunakan analisis horizontal.

Analisis jenis ini bisa diterapkan pada setiap item dalam susunan keuangan perusahaan, mulai dari laba per saham (EPS), juga berguna apabila menggunakan perbandingan kinerja dari pelbagai perusahaan.

·       Analisa Horizontal dan Kaitannya dengan Kurva Permintaan dan Penawaran

Melalui garis horizontal pula, maka kurva penawaran dan permintaan akan digambar melalui harga dengan sumbu vertikal grafik, juga kuantitas di sumbu horizontal. Untuk menganalisa permintaan dan penawaran, maka garis horizontal menunjukkan suatu barang dengan elastisitas sempurna, juga permintaan responsif terkait perubahan harga yang terjadi.

Maka apabila harga barang atau layanan elastis mengalami kenaikan di atas harga pasar, maka permintaan turun menjadi nol. Melalui elastisitas sempurna, konsumen tak akan menghabiskan lebih dari harga patokan untuk memperoleh barang maupun jasa.

Mengenal istilah garis horizontal pada dasarnya memiliki makna yang dalam, di luar dari teori geometri yang melandasinya. Melalui garis ini pula, perbandingan serta akurasi data pada bidang terkait akan lebih jelas.

2 Replies to “Arti Garis Horizontal dalam Grafik dan Contoh Aplikasinya”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *