Mengenal Cara Kerja Mesin Fotocopy Modern Saat Ini

Fotocopy menjadi mesin yang sangat bermanfaat sekali untuk kehidupan modern saat ini. Tapi apakah Anda pernah merasa penasaran sebenarnya bagaimana cara kerja mesin fotocopy tersebut? Apalagi biasanya ada mesin yang bisa menyalin file ratusan hanya dalam hitungan menit.

Anda mungkin sudah paham bagaimana cara penggunaanya. Namun, untuk cara dan prinsip kerjanya mungkin masih belum paham. Terlebih ketika ada tukang servis fotocopy yang datang biasanya terselip rasa penasaran bagaimana sebenarnya mesin fotocopy ini bisa bekerja.

Cara Kerja Mesin Fotocopy Secara Umum

  • Tahap pertama adalah akan ada cahaya yang cukup terang datang dari lampu dan menyinari dokumen yang menjadi target. Dokumen itu sudah duah diposisikan berada di bawah kaca. Gambar yang terlihat pada dokumen akan mulai dipantulkan oleh lensa.

Hasil pantulan dari lensa akan mengarah menuju ke tabung drum. Tabung drum ini merupakan sebuah silinder berbahan aluminium dengan sisi luar selenium dan sensitif sekali ketika ada cahaya.

  • Setelah itu, gambar yang terlihat lebih terang di permukaan drum tadi akan menyebabkan elektron mulai hadir dan mencoba membuat netral ion positif dari kawat pijat atau Corona Wire di atas drum.

Sehingga untuk permukaan yang terang tidak akan ada elektron yang memiliki muatan. Sementaa pada permukaan yang gelap tidak akan ada perubahan muatan dan tetap positif.

  • Perlu Anda tahu kunci dari cara kerja ini adalah pada serbuk hitam atau bernama toner. Serbuk ini memiliki muatan positif. Serbuk akan mulai ditarik oleh ion-ion yang positif di permukaan drum tadi, sehingga akan tertarik mendekat.
  • Pada Corona Wire akan dialiri tegangan DC yang tinggi untuk bisa membuat drum menjadi memiliki muatan yang positif. Corona Wire ini sebenarnya ada dua, yang pertama berada di atas drum dan yang kedua berada di bawah drum.
  • Lalu selembar kerja akan dilewatkan pada bagian bawah drum ketika drum itu mulai berputar. Sebelum kertas itu sampai pada permukaan drum, maka Corona Wire kedua akan mengubah kertas menjadi bermuatan positif.

Tujuannya agar toner mau tertarik dan menempel kuat pada kertas. Kuncinya adalah aliran listrik pada kertas harus lebih besar daripada drum, agar memiliki daya tarik yang lebih kuat.

  • Setelah itu, kertas akan melewati dua rol yang cukup panas dan memiliki tekanan. Kedua rol itu akan menyebabkan toner meleleh dan hasilnya menempel dengan kuat pada kertas dan menghasilkan kertas fotocopy.
  • Sementara itu, drum akan terus berputar sesuai dengan kebutuhan.

Lihat Lebih Banyak:

Proses Per Bagian pada Mesin Fotocopy

1.      Charging

Bagian pertama disebut juga dengan charging. Ada tabung yang berbentuk silinder dan dinamakan dengan drum, kemudian drum ini akan dialiri listrik dari kawat yang memiliki muatan listrik cukup tinggi.

Kawat ini dinamakan dengan Corona Wire atau juga Charge Roller. Pada tabung silinder atau drum itu, sudah ada lapisan yang melindunginya dengan bahan bersifat foto konduksi. Jika foto konduktor adalah semikonduktor, maka itu akan menjadi konduktif ketika mulai terkena cahaya.

2.      Exposure

Bagian di dalam proses pada mesin fotocopy selanjutnya adalah Exposure. Ini adalah sebuah bagian yang memiliki bentuk tabung dan berisi lampu yang memiliki menyala sangat terang.

Tabung lampu ini pada proses fotocopy akan memberikan penyiaran pada dokumen yang asil. Lalu pada bagian yang memiliki warna putih akan membalikkan cahaya yang datang menuju ke arah permukaan drum tadi.

Bagian yang tersorot oleh pantulan cahaya dari lampu akan menjadi konduktor yang memiliki muatan positif. Lalu jika tidak terkena pantulan menjadi negatif. Biasanya yang tidak terkena pantulan adalah tulisan asli yang berwarna. Hasil dari proses pencahayaan pantulan ini mulai terbentuk pada bagian luar drum.

3.      Developing

Bagian selanjutnya adalah proses Developing yang memiliki bagian bernama toner atau serbuk dengan muatan positif. Ketika toner ini mulai bergesekan dengan drum, maka akan menghasilkan gambar.

Toner atau serbuk itu akan tertarik dan pada akhirnya menempel di bagian luar drum yang pada dasarnya bermuatan negatif (kawasan warna hitam/tulisan pada dokumen asli).

Lihat pula: Mengenal Apa Itu ATA Chapter

4.      Transfer

Bagian dari proses fotocopy selanjutnya yaitu transfer. Jadi, ketika hasil gambar yang dibuat oleh toner yang menempel pada sisi luar drum akan dipindahkan menuju ke lembaran kertas yang sudah disiapkan.

Pada proses ini akan membutuhkan bantuan dari muatan listrik yang negatif. Nah, muatan itu juga harus lebih besar jika dibandingkan dengan muatan listrik negatif yang ada pada drum.

5.      Fusing

Pada bagian proses ini, toner akan mulai dilebur dan berada di tahap terakhir pada proses fotocopy. Jadi, toner akan mulai menempel dan menjadi satu dengan lembaran kertas setelah menerima dorongan dari Roller yang membantu memberikan tekanan.

Mesin fotocopy memang sangat penting sekali untuk banyak keperluan. Apalagi ada banyak sekali proses yang dilakukan ketika mesin fotocopy itu mulai bekerja. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga mesin fotocopy agar semua bagian tetap berfungsi dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *