Panduan Cara Membaca KMS dari Kemenkes untuk Orang Tua

Kartu Menuju Sehat (KMS) merupakan alat yang digunakan untuk memantau tumbuh kembang anak sesuai dengan usia. Meskipun kartu ini telah digunakan sejak tahun 1970-an, tidak sedikit orang tua yang belum mengetahui cara membaca KMS dengan baik dan benar.

Agar dapat memantau perkembangan anak, sangat penting bagi para moms sekalian untuk memahami cara membaca KMS. Simak penjelasan lengkap di bawah ini.

Pengertian Kartu Menuju Sehat

KMS adalah kartu yang berisi rekam grafik perkembangan anak sesuai dengan umur, jenis kelamin, dan berat badan. Alat pemantau ini juga memberikan informasi lengkap mengenai imunisasi anak serta pemberian ASI eksklusif.

Untuk memudahkan penggunaan, KMS hanya terdiri dari 2 halaman (1 lembar). Terdapat dua bagian penting dalam KMS, yaitu catatan dan pesan penting untuk ibu serta riwayat kesehatan anak berupa grafik berat & panjang badan, lingkar kepala, dan lain sebagainya.

Terdapat dua jenis KMS yang dibedakan berdasarkan jenis kelamin anak. Anak laki-laki akan mendapatkan KMS berwarna biru, sedangkan anak perempuan akan mendapatkan KMS berwarna merah muda.

Cara Membaca KMS

Setiap bulan, berat dan tinggi badan bayi akan diukur untuk mengetahui grafik pertumbuhannya. Setelah melakukan pengukuran, tenaga medis biasanya akan memberikan titik sesuai dengan hasil pengukuran dan bulan pemeriksaan.

Terkadang, tenaga medis atau dokter tidak mempunyai banyak waktu untuk menjelaskan grafik pertumbuhan anak. Jika demikian, Anda harus membaca grafik KMS secara mandiri. Berikut ini cara mudah untuk membaca Kartu Menuju Sehat.

Download KMS Resmi Kemkes.go.id

1. Grafik di Bawah Garis Merah

Apabila Anda menemukan bahwa grafik pertumbuhan si kecil berada di bawah garis merah, ini menandakan bahwa anak mengalami kurang gizi dengan tingkat sedang hingga berat. Konsultasikan dengan dokter spesialis anak untuk mendapatkan pengarahan lebih lanjut.

2. Grafik Berada di Area Kuning

Area kuning menandakan kurang gizi ringan. Ketika Anda melihat grafik si kecil berada pada area ini, segera konsultasikan dengan dokter anak. Dokter atau tenaga medis akan melakukan pemeriksaan dan bertanya seputar pola makan si kecil.

Tidak perlu terlalu panik ketika melihat grafik si kecil berada pada area kuning. Konsultasikan dengan dokter spesialis anak mengenai pola makan yang Anda lakukan selama ini. Ikuti saran dokter dan pantau perkembangan anak pada bulan berikutnya.

KMS Anak Laki-laki
KMS Anak Laki-laki

3. Grafik Berada di Area Hijau Muda

Anda bisa merasa tenang ketika melihat grafik pertumbuhan anak berada di area hijau muda. Pasalnya, area ini menunjukkan bahwa si kecil mempunyai berat badan dan status gizi yang baik. Dengan kata lain, pertumbuhan anak tergolong normal.

Meskipun anak mengalami kurang gizi ringan, Anda tidak perlu terlalu panik. Tetap tenang dan ubah pola makan anak sesuai dengan petunjuk dokter.

4. Grafik di Atas Area Hijau Tua

Grafik yang terletak di atas area berwarna hijau tua menunjukkan anak mempunyai berat badan di atas normal (berlebih). Jika tidak segera ditangani, anak bisa mengalami obesitas dan mudah terserang penyakit. Segera hubungi dokter anak dan konsultasikan tentang cara mengatasinya.

Ketika membaca KMS, Anda juga akan menjumpai istilah N dan T. N menunjukkan berat badan si kecil naik, sedangkan T menunjukkan bahwa berat badan anak tidak naik, yang berarti mendatar atau bisa jadi menurun.

KMS sangat penting untuk memantau tumbuh kembang anak. Mengingat pentingnya kartu ini, orang tua harus tahu cara membaca grafik pertumbuhan dengan baik dan benar. Yang tak kalah penting, jangan lupa untuk melakukan pemeriksaan secara rutin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *