Mengenal Fungsi dan Fitur SPSS dalam Pengerjaan Skripsi

Mengenal apa itu SPSS dan manfaatnya untuk skripsi beragam, termasuk pada fungsi, fitur hingga perkembangannya. Sebagai aplikasi terkemuka dalam dunia statistik, tak heran jika SPSS memudahkan pelbagai aspek yang relevan.

Mengenal Apa Itu SPSS dan Manfaatnya untuk Skripsi

Artikel ini, akan menjabarkan perihal SPSS serta seluruh aspek yang mencakup. Termasuk, bagaimana manfaatnya dalam pengerjaan skripsi untuk mahasiswa strata satu. Sebelum itu, perlu dipahami secara mendalam terkait SPSS.

SPSS merupakan aplikasi yang diperuntukkan guna analisis statistik pada tingkat lanjutnya. Analisis tersebut mengandalkan data dengan algoritma machine learning, analisis big data serta analisis string. Nantinya, seluruh data tersebut akan diintegrasikan guna membangun platform dalam data analis.

Aplikasi ini menjadi pilihan prioritas bagi banyak peneliti maupun statistikawan untuk membantu perhitungan pada analisis data. Tersedianya perpustakaan sebagai penyedia data dan perhitungan statistik antarmuka yang interaktif, juga menjadi keunggulannya.

SPSS bahkan masuk dalam software analisis paling populer dan diminati baik pada instansi pendidikan maupun perusahaan.

Daftar lengkap tutorial SPSS:

Pengembangan SPSS

Didirikan pertama kali di tahun 1998, SPSS baru diakuisisi oleh IBM Corporation untuk IBM Analytic di tahun 2009. Tak lama setelahnya, perangkat ini dibentuk sebagai IBM SPSS Statistic. Software inilah yang selanjutnya dikembangkan melalui bahasa pemrograman Java.

Terdapat beberapa platform sistem operasi yang tersedia macam Linux, Mac OS, hingga Microsoft Windows. SPSS juga dapat terintegrasi dengan bahasa pemrograman R Microsoft.

Fitur Dasar SPSS

Perihal fitur, SPSS didukung banyak fitur yang memadai seperti berikut ini:

tampilan dataset spss
tampilan dataset SPSS

1.     Statistik Deskriptif

Statistik deskriptif menggunakan metode pengumpulan serta penyajian data, hingga memperoleh suatu informasi dari data tersebut. Sejumlah contoh statistik deskriptif yang kerap digunakan adalah nilai tengah (median), rata-rata (mean), nilai yang kerap muncul (modus), standar deviasi, ragam dsb.

2.     Statistik Bivariat

Statistik bivariat merupakan analisis yang biasa dilakukan dengan cara simultan dengan pengujian terhadap dua variabel berbeda. Sejumlah contoh statistika bivariat ialah uji t, non-parametrik, ANOVA, teorema bayes dsb.

3.     Regresi Linear

Regresi linear banyak digunakan sebagai alat ukur hubungan suatu linear variabel independen dan variabel independen yang berbeda.

4.     Identifikasi Kelompok

Dalam identifikasi kelompok, ada beberapa segmen yang melingkupinya seperti analisis faktor, discriminant serta analisis klaster.

5.     Analisis Spasial

Jenis analisis ini menggunakan metode dalam pengolahan data semacam Geographic Information System (GIS), yang diterapkan secara berkelanjutan.

Fungsi dan Kegunaan SPSS

Sebagai perangkat analisis yang paling populer baik perusahaan maupun instansi, SPSS bisa diterapkan untuk banyak keperluan analisis data seperti berikut ini:

  1. Riset pemasaran berkelanjutan (market research).
  2. Kuesioner atau berupa data analisis survey.
  3. Untuk keperluan akademik mahasiswa seperti makalah atau skripsi, berupa penelitian.
  4. Untuk keperluan pemerintahan seumpama lembaga BPS.
  5. Data mining.
  6. Turut serta dalam pengambilan keputusan sebuah perusahaan.
  7. Analisa penelitian kesehatan masyarakat.
  8. Dokumentasi data.
  9. Representasi data pada statistik.
  10. Memprediksi sebuah kejadian time series.

Selain itu, ada banyak jenis penelitian serta laporan lainnya yang memanfaatkan SPSS sebagai perangkat pendukung

Manfaat SPSS untuk Skripsi

Bagi lingkup akademisi, pengolahan data merupakan salah satu bagian yang sangat penting sebagai penunjang baik studi maupun pekerjaan. Termasuk dalam hal pengumpulan data, manajemen hingga pengolahan data.

Kepentingan lain juga mencakup kerja administrasi, tata usaha, pengolahan data dan penelitian, laporan keuangan dan sebagainya. Oleh karena itu, aplikasi yang mendukung berikut fiturnya seperti SPSS sangat dibutuhkan.

Terutama pada perguruan tinggi, dimana skripsi untuk strata satu masih umum dibebankan tugas akhir berupa skripsi. Selain itu, juga bisa mencakup laporan penelitian sederhana atau makalah yang relevan.

Bagi mahasiswa sendiri, pengolahan data hingga analisis akan berguna dalam pelbagai aspek seperti berikut ini:

  1. Menentukan kualitas informasi dengan cepat, tepat, akurat dan relevan untuk disajikan ke dalam bentuk laporan terkait.
  2. Membantu mengatasi bagian kerangkapan data atau redundancy data.
  3. Menghindari kemungkinan inkonsistensi data dalam pembuatannya.
  4. Mengatasi kesulitan tertentu terutama dalam akses data terkait.
  5. Menyusun format standar yang sesuai dengan komponen yang benar.
  6. Multi user, atau kondisi dimana sebuah database bisa dimanfaatkan oleh banyak pengguna sekaligus.
  7. Hasil analisa nanti ya, akan membandingkan, mengurut, mengklasifikasi hingga mengendalikan data dengan analisa yang tepat dan akurat.

Mengenal apa itu SPSS dan manfaatnya untuk skripsi terbilang khusus. Mengingat fungsi SPSS yang lebih general dengan banyak guna.

Primary, Secondary, dan Tertiary Wastewater Treatment dalam Pengelolaan Limbah

Wastewater treatment atau pengolahan air limbah memiliki tujuan untuk mempercepat proses alami pada suatu unit limbah dengan mengurangi atau menghilangkan partikel polutan yang ada di dalam air. Sesuai dengan karakteristiknya, wastewater treatment dikelompokkan dalam beberapa bagian yang terdiri dari pengolahan fisik, biologi, dan kimia.

Adanya pengelompokan ini membuat proses pengolahan air limbah tidak bisa Anda lakukan secara sembarangan. Terdapat tingkatan-tingkatan yang perlu dipahami agar air limbah yang ingin diolah bisa digunakan kembali dan layak untuk dikonsumsi. Di bawah ini penjelasan mengenai tingkatan-tingkatan yang ada di dalam pengolahan air limbah.

indonesian wastewater association
Dikutip dari PPT Indonesian wastewater association

Primary Wastewater Treatment

Primary wastewater treatment merupakan proses yang melibatkan sedimentasi padat dalam pengolahannya. Proses ini dilakukan setelah air limbah berhasil disaring dari kontaminan partikel-partikel besar. Air limbah yang diolah dialirkan melalui beberapa tangki dan filter kecil untuk memisahkan kembali air dari partikel.

Sludge yang dihasilkan kemudian akan dimasukkan ke dalam gester yang mengandung batch primer lumpur sebesar 50% dari padatan suspensi air. Pada dasarnya, tingkatan ini bertujuan untuk menghilangkan bahan-bahan yang masih tampak. Selain itu, proses penyaringan ini dilakukan agar proses pengolahan berikutnya dapat dijalankan secara lancar tanpa ada gangguan polutan.

Terdapat dua metode dalam tingkatan primary untuk pengolahan air limbah.

1. Penyaringan atau Screening

Metode pertama, limbah air yang mengalir melalui saluran pembuangan akan melewati proses penyaringan menggunakan jeruji saring. Penggunaan metode ini tergolong sangat efektif dan efisien dalam memisahkan partikel-partikel padat berukuran besar yang terkandung di dalam air limbah.

2. Pengolahan Awal atau Pretreatment

Metode kedua, limbah yang berhasil disaring kemudian akan disalurkan ke dalam suatu tangki yang bertujuan untuk memisahkan pasir dan partikel tersuspensi lain yang memiliki ukuran relatif lebih besar dari sebelumnya. Tangki atau sering disebut grit chamber ini memiliki sistem cara kerja dengan memperlambat aliran air limbah agar partikel-partikel pasir dapat jatuh ke dalam dasar tangki.

Secondary Wastewater Treatment

Tingkatan metode berikutnya yang dilakukan dalam pengolahan air adalah secondary. Pada pengolahan ini air limbah membutuhkan oksidasi agar tingkat kekeruhan air bisa berkurang. Selain itu, metode ini juga digunakan untuk mendegradasi bahan organik yang ada di dalam air limbah. Umumnya, ketebalan yang digunakan berukuran kurang dari 1-3 m.

Kemudian, air limbah akan disemprotkan dan dibiarkan merembes melewati media yang sebelumnya sudah dipersiapkan. Selanjutnya, air limbah akan menetes ke dalam wadah penampung yang di bawahnya terdapat saluran menuju tangki pengendapan.

Tujuan dari pengendapan ini agar air limbah terpisah dari partikel padat tersuspensi dan mikroorganisme yang terlarut di dalam air. Terdapat tiga unit pengolahan yang dilakukan dalam secondary wastewater treatment atau pengolahan air.

1. Biofiltrasi

Metode pengolahan air limbah sekunder ini menggunakan filter pasir, filter kontak, ataupun filter trickling untuk memastikan sedimen tambahan yang terkandung di dalam air bisa hilang. Namun, ketiga filter ini yang memiliki perang paling besar untuk menghilangkan batch kecil adalah filter trickling. Hal ini juga yang membuat filter trickling menjadi wajib untuk diterapkan.

2. Aerasi

Aerasi adalah proses pengolahan air yang membutuhkan waktu cukup panjang, tetapi proses ini sangat efektif. Pada proses Aerasi air limbah memerlukan campuran dari larutan mikroorganisme yang banyak. Selanjutnya, hasil dari campuran ini akan dibiarkan selama 30 jam untuk mendapatkan air dengan mutu yang tinggi serta komposisi yang aman.

3. Kolam Oksidasi

Kolam oksidasi atau oxidation pond merupakan proses pengolahan air limbah yang membutuhkan lagun untuk penyimpanan air. Lagun ini biasanya membutuhkan tanah yang luas dan tidak terlalu dalam sebagai tempat memasukkan air ke dalam kolam tersebut. Proses penyimpanan ini juga membutuhkan waktu yang cukup lama agar terjadi pemurnian secara biologis sesuai dengan derajat pengolahan yang ditentukan.

Tertiary Wastewater Treatment

Tingkatan terakhir yang Anda lakukan adalah tertiary wastewater treatment. Pada tingkatan ini sistem pengolahan air limbah bertujuan untuk menghilangkan kandungan fosfat dan nitrat yang ada di dalam air. Umumnya, pengolahan ini bersifat khusus yang perlu disesuaikan dengan zat yang tertinggal pada air limbah. Pengolahan pada tingkatan ini meliputi berbagai rangkaian proses kimia dan fisika.

Seperti pengolahan menggunakan metode saringan pasir, penyerapan dengan karbon aktif, saringan multimedia, precoal filter, microstaining, vacum filter, pengurangan besi dan mangan, serta osmosis bolak-balik. Namun, pengolahan tertiarty jarang diaplikasikan dalam pengolahan air limbah. Hal ini dikarenakan proses pengolahan membutuhkan biaya yang cenderung tinggi dan tidak ekonomis.

Pada dasarnya, pengolahan air limbah ini tidak selalu melibatkan ketiga tingkatan dari proses tersebut. Hal ini dikarenakan proses pengolahan air bisa berbeda sesuai dengan karakteristik yang ada di dalamnya. Namun, cara-cara ini perlu diketahui agar Anda bisa mendapatkan ide yang lebih banyak dalam melakukan proses pengolahan air limbah.

Contoh Dokumen Resmi: Daftar Riwayat Hidup

Ketika melamar sebuah pekerjaan maka kita akan diminta untuk melengkapi beberapa persyaratan yang diperlukan. Diantara persyaratan tersebut adalah Daftar Riwayat Hidup, sebelum berlanjut berbicara mengenai daftar riwayat hidup. Maka terlebih dahulu kita harus memahami definisi dari Daftar Riwayat Hidup. Menurut beberapa ahli definisi daftar riwayat hidup adalah sebuah pernyataan tertulis yang dibuat oleh seseorang secara singkat mengenai pribadinya sendiri, dimana didalamnya terdapat riwayat pendidikan, pengalaman kerja, pengalaman organisasi dan seminar ataupun training-training yang pernah dijalani.

Sebenarnya tidaklah sulit dalam membuat daftar riwayat hidup, hanya seiring perkembangan zaman kita dituntut untuk lebih inovatif dalam membuat desain daftar riwayat hidup. Desain yang interaktif tentu akan menjadi nilai tambah yang menjadikan daftar riwayat hidup kita menarik untuk dibaca. Lantas apakah dalam pembuatan daftar riwayat hidup terdapat aturan yang baku? Ternyata tidak terdapat aturan yang baku terhadap model dan penulisan daftar riwayat hidup.

contoh surat resmi riwayat hidup

Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penulisan daftar riwayat hidup yakni:

  • Menggunakan Bahasa Baku

Jika anda ingin membuat daftar riwayat hidup, maka gunakanlah bahasa baku. Karena dalam daftar riwayat hidup seolah-olah kita ingin menyampaikan informasi tentang diri kita secara resmi kepada perwakilan perusahaan. Jika dalam penulisan daftar riwayat hidup kita menggunakan bahasa non formal tentu akan menjadi penilaian negative bagi diri kita. Padahal orang yang akan membaca dan menilai daftar riwayat hidup kita adalah seseorang yang memang mendapat tugas dari perusahaannya secara resmi.

Tentu akan ada dampak negatif jika kita membuat daftar riwayat hidup secara asal tanpa memperhatikan bahasa yang kita gunakan. Terkadang biasanya yang terjebak dalam pembuatan daftar riwayat hidup adalah para pencari kerja yang masih fresh graduate. Mereka seperti menemui jalan buntu ketika mendapat tugas untum membuat daftar riwayat hidup.

  • Penulisan singkat, padat dan terstruktur

Walaupun tidak ada aturan baku mengenai penulisan daftar riwayat hidup. Ada baiknya untuk anda yang akan melamar pekerjaan dan membuat daftar riwayat hidup untuk menjual skill anda. Buatlah rangkuman singkat dalam pembuatan daftar riwayat hidup, karena jika terlalu lama dan berkepanjangan maka orang yang membaca daftar riwayat hidup kita akan menjadi bosan. Singkatnya penulisan juga belum tentu dapat dikategorikan daftar riwayat hidup kita baik. Penulisan yang singkat harus dibarengi dengan informasi yang padat dan penulisan yang terstruktur.

Maksud terstruktur adalah dalam pembuatan daftar riwayat hidup  harus tersusun rapi mulai dari biodata diri hingga masuk ke pengalaman kerja. Jika anda melakukan penulisan secara terstruktur tentu menjadi mudah bagi orang yang akan membacanya.

  • Informasi yang Jujur

Memang kita ingin terlihat hebat dalam menuliskan daftar riwayat hidup. Namun perlu dipahami bahwa informasi yang benar dalam daftar riwayat hidup akan menjadikan kita lebih percaya diri dalam menghadapi proses selanjutnya dari recruitment karyawan. Tidak ada hal yang ditambahi maupun dikurangi dalam pembuatan CV. Misalkan ada seorang lulusan Universita ternama, ia pun akhirnya memasukkan informasi – informasi yang bermanfaat bagi dirinya. Agar Indonesia menjadi negri yang makmur melebihi Negara China dan Arab Saudi.

  • Menggunakan Font yang mudah dibaca

Jenis huruf atau font berpengaruh terhadap orang yang melihat daftar riwayat hidup anda. Jika anda memilih font yang kelihatan bagus namun sulit dibaca maka orang yang menerima daftar riwayat hidup anda akan kurang bersemangat dalam memeriksanya.

Jika ingin membuat daftar riwayat hidup maka gunakanlah font seperti Arial, Times New Roman, Calibri atau Tahoma. Tinggal memilih  mana yang sesuai dengan anda.

  • Gunakan Pas Photo Terbaru

Ketika berbicara daftar riwayat hidup tentu aka nada foto yang dilampirkan. Mengapa harus dengan pas photo yang baru? Ternyata dengan memasukkan foto terbaru anda maka pihak HR tidak akan kesulitan jika anda lolos lanjut kefase selanjutnya yakni penilaian dari HR Manager.

Materi terkait dokumen resmi lainnya:

Contoh surat pernyataan – Surat pernyataan adalah sebuah surat yang dibuat oleh satu pihak mengenai suatu tindakan yang berhubungan dengan pihak lain.

Contoh lamaran kerja – Surat lamaran kerja merupakan surat yang dibuat dengan tujuan untuk melamar suatu posisi pekerjaan disebuah perusahaan.

Contoh surat dinas – Surat dinas adalah surat yang dibuat dengan bahasa formal dari satu instansi, dimana surat itu memiliki tujuan kedinasan antar instansi.

Tujuan Daftar Riwayat Hidup

Ketika melamar sebuah pekerjaan mengapa kita harus mencantumkan daftar riwayat hidup. Tentu pihak HR sebuah perusahaan ingin mengetahui tentang diri anda terlebih dahulu sebelum proses interview. Lantas dari mana mereka bisa mengenali diri anda jika hanya terdapat surat lamaran pada berkas lamaran anda.

Jadi tujuan daftar riwayat hidup yang kita buat adalah untuk mengenalkan diri kita, kemampuan kita kepada pihak HR. Membuat mereka tertarik adalah salah satu kunci agar kita bisa lanjut ke tahapan selanjutnya. Untuk itu kita diharuskan membuat daftar riwayat hidup yang menarik agar pihak HR perusahaan yang kita tuju tertarik terhadap diri kita.

Struktur

Walaupun tidak ada standar baku dalam pembuatan daftar riwayat hidup, namun daftar riwayat hidup haruslah memiliki struktur yang baik dan menarik. Lantas apa saja yang harus dipenuhi agar daftar riwayat hidup kita memiliki struktur yang baik.

  • Biodata Diri

Pertama yang kita buat adalah biodata diri kita. Mulai dari nama lengkap, alamat, no HP serta email, Isilah biodata pribadi anda dengan lengkap dan benar agar tidak terjadi kesalahan yang mungkin perlu waktu untuk memperbaikinya.

  • Riwayat Pendidikan

Isilah bagian ini dengan tiga sekolah terakhir anda. Mengapa hanya tiga ? karena jika terlalu banyak maka akan menambah tempat untuk penulisan. Jika terlalu penuh tentu secara penampilan kurang baik. Dan jarang sekali ada HR yang memperhatikan riwayat pendidikan sebelum Sekolah Menengah Atas.

  • Pengalaman Kerja

Jika anda sudah memasukkan riwayat pendidikan maka setelah itu, cantumkanlah pengalaman kerja anda. Untuk pengalaman kerja memang tidak dibatasi namun anda juga harus tetap memasukkan pengalaman kerja yang memang sesuai dengan pekerjaan yang saat ini sedang anda lamar.

Dalam bagian ini jelaskanlah dengan detail pekerjaan yang anda lakukan sehari-hari dan cantumkan pula prestasi kerja anda baik dalam bidang akademis maupun skill.

  • Keahlian

Tuliskan dengan detail keahlian apa saja yang anda miliki. Keahlian yang mendukung anda untuk bekerja diperusahaan baru. Sama dengan pengalaman kerja, ada baiknya anda mencantumkan keahlian tidak terlalu banyak hanya perlu ditampilkan yang sesuai dengan pekerjaan yang akan dilamar. Jika anda melamar sebagai enginer maka cantumkanlah keahlian yang mendukung kerja anda.

  • Training dan Seminar

Terakhir isilah training-training maupun seminar yang mendukung dibidang yang anda lamar. Jangan ragu untuk menuliskan dalam jumlah banyak, karena semakin banyak anda mengikuti seminar maka secara keilmuan anda akan lebih terampil.

Walaupun bagi sebagian orang menulis daftar riwayat hidup itu sulit. Ternyata jika kita sering membaca dan mempelajari buku-buku tentang pembuatan daftar riwayat hidup, maka kita akan semakin terbiasa dalam menghasilkan daftar riwayat hidup yang berkualitas.

Cara Presentasi yang Baik Walau Tanpa Powerpoint

Pada zaman sekarang ini, teknik presentasi boleh dibilang mencakup 50%  aktivitas di dunia perkuliahan. Hampir seluruh elemen pendidikan mulai dari penyampaian materi, seminar maupun sidang, semua melibatkan aktivitas yang bernama presentasi.

Lalu bagaimana cara melakukan presentasi yang baik? Berikut tulisan dari Bapak Pambudi Sunarsihanto yang menerangkan prinsip-prinsip dasar yang harus ada dalam presentasi.
Continue reading “Cara Presentasi yang Baik Walau Tanpa Powerpoint”