Mengenal Perang Pattimura dan Biografi Hidupnya

Ilustrasi perang pattimura

Indonesia memiliki banyak Pahlawan Nasional Indonesia, salah satunya yaitu Kapitan Pattimura. Beliau telah berjasa dalam memperjuangkan hak dan kesejahteraan rakyat Maluku. Salah satu perjuangannya yang sangat terkenal adalah usahanya dalam Perang Pattimura. Meskipun pada akhirnya dalam perang ini Kapitan Pattimura gugur di tangan musuh.

Latar Belakang

Biografi Kapitan Pattimura

Sebelum mempelajari lebih jauh tentang perang yang dipimpin oleh Kapitan Pattimura, sebaiknya Anda perlu mengenal lebih dulu biografi singkat dari beliau.

  1. Nama asli : Thomas Matulessy
  2. Nama Ayah : Antoni Matulessy
  3. Nama Ibu : Fransina Tilahoi
  4. Tempat lahir : Saparua, Maluku Tengah
  5. Tanggal lahir : 8 Juni 1783
  6. Tanggal gugur : 16 Desember 1817
  7. Karir : Sebagai Sersan Mayor di Angkatan Darat Kerajaan
  8. Perjuangan : Perang Pattimura
  9. Penghargaan : Sebagai Pahlawan Nasional Indonesia sejak tanggal 6 November 1973

Penyebab Terjadinya Perang

Perang Pattimura terjadi karena beberapa sebab, diantaranya yaitu:

  1. Adanya aturan Pelayaran Hongi atau monopoli rempah-rempah.
  2. Berlakunya Hak Ekstirpasi, yaitu pemusnahan pohon cengkeh dan pohon pala, khususnya bagi mereka yang tidak mau mengikuti aturan monopoli.
  3. Adanya perpindahan kekuasaan dari Pemerintah Inggris ke Pemerintahan Belanda pada tahun 1816, hal ini berpengaruh pada perubahan seluruh tatanan pemerintahan.
  4. Pelanggaran Traktat London I, yang berisi perjanjian bahwa pemerintahan Inggris berakhir di Ambon, maka serdadu pribumi harus dibebaskan.
  5. Masyarakat pribumi harus melakukan Kerja wajib.
  6. Masyarakat juga dipaksa untuk membayar pajak-pajak yang sangat memberatkan.
  7. Pemerintah Belanda menerbitkan uang kertas. Uang kertas tersebut sebagai pengganti uang koin (logam) yang sudah sejak lama dipakai oleh masyarakat Maluku.
  8. Warga pribumi di Maluku dijadikan sebagai serdadu atau tentara perang oleh Pemerintah Belanda.
  9. Guru-guru banyak yang dipecat karena sekolah dan gereja dikurangi jumlahnya.
  10. Sebagian rakyat Maluku dikirim ke Batavia untuk mengikuti dinas militer.
  11. Rakyat Maluku banyak yang ditindas oleh Pemerintah Belanda.

Kronologi Terjadinya Perang

Kronologi peperangan dimulai pada tahun 1817. Kemudian disusul dengan rentetan peristiwa yang begitu mencekam pada saat itu. Kronologinya sebagai berikut:

  1. Rakyat Maluku mulai melakukan aksi perlawanan pada 15 Mei 1817. Perlawanan tersebut berupa serangan pada tengah malam, sasarannya yaitu Pos Perahu yang berada di Pelabuhan Porto.
  2. Aksi tersebut dilakukan dengan membakar perahu-perahu di Pelabuhan Porto.
  3. Tanggal 16 Mei 1817, Pattimura memimpin kelompoknya untuk menyerang Benteng Duurstede. Kemudian, mereka berhasil mengepung seluruh Bangunan.
  4. Salah satu tokoh penting telah berhasil dibunuh oleh pasukan Pattimura, yaitu Van Den Berg.
  5. Setelah beberapa hari berlalu tepatnya pada tanggal 20 Mei 1817, pasukan Pemerintah Belanda membalas serangan kepada pasukan Pattimura. Pasukan Belanda dipimpin oleh Mayor Beetjes, mereka juga dibekali senjata yang sangat lengkap.
  6. Pertempuran pun terjadi antara pasukan Pattimura dan Pemerintah Belanda, tepatnya di wilayah Saparua.
  7. Pemimpin pasukan Pemerintah Belanda yaitu Mayor Beetjes akhirnya mati tertembak, dan kemenangan pun berada di tangan pasukan Pattimura.

Perang Balasan dari Pemerintah Belanda

Meski sudah kalah, namun Pemerintah Belanda tidak lantas menyerah. Mereka meminta bantuan dari Ambon. Pasukan dari Ambon pun datang dengan dipimpin oleh Kapitan Lisnet dan Mayer. Berikut kronologi peperangan selanjutnya:

  1. Serangan balasan dilakukan pada bulan November tahun 1817.
  2. Pasukan Belanda menyerang Benteng Duurstede yang sudah dikuasai oleh pasukan Pattimura.
  3. Pasukan Pattimura kalah, dan akhirnya keluar dari Benteng.
  4. Pemerintah Belanda merebut kembali Benteng Duurstede dan menguasainya secara penuh.
  5. Pasukan Belanda terus menyerang Pattimura dan pasukannya meski sudah berhasil menguasai Benteng Duurstede.
  6. Pasukan Belanda menerapkan praktik devide et impera, istilah lainnya yaitu adu domba. Taktik ini sengaja dilakukan untuk memecah belah persatuan rakyat Maluku.
  7. Beberapa tokoh di dalam pasukan Pattimura telah terpengaruh oleh hasutan pihak Belanda, diantaranya yaitu Pati Akoon dan Dominggus Thomas Tuwanakotta.
  8. Pattimura dikhianati dan strategi perangnya telah diketahui oleh pihak Belanda.
  9. Tokoh yang menghianati Kapitan Pattimura yaitu Raja Negeri Booi yang berasal dari Saparua.
  10. Pimpinan-pimpinan dalam pasukan Pattimura satu persatu mulai kalah dan ditangkap oleh pihak Belanda.
  11. Kapitan Pattimura akhirnya berhasil ditangkap oleh pasukan Belanda.
  12. Kapitan Pattimura dan beberapa tokoh lainnya mendekam di dalam penjara Benteng Victoria yang dijaga ketat oleh pasukan Belanda.
  13. Bulan Desember 1817, Kapitan Pattimura dan beberapa tokoh yang telah ditangkap mulai menjalani persidangan oleh Dewan Pengadilan Ambon atau Ambonsche Raad van Justitie.
  14. Puncaknya, pada tanggal 16 Desember 1817, Kapitan Pattimura dihukum gantung oleh pasukan Belanda di Benteng New Victoria Ambon.
  15. Tokoh lainnya yang juga dihukum gantung oleh pasukan Belanda adalah Philip Latumahina, Anthony Reebok, dan Said Parintah.
  16. Selain tokoh-tokoh pemimpin perang tersebut, pasukan Pattimura yang lainnya juga menerima hukuman yaitu dibuang ke tanah Jawa.
Kapitan pattimura di pecahan seribu rupiah
Kapitan pattimura di pecahan seribu rupiah

Nasib Jasad Kapitan Pattimura

Tidak hanya sampai di tiang gantung, kekejaman Pemerintah Belanda juga masih berlanjut setelah Kapitan Pattimura dan beberapa sahabatnya gugur. Jasad mereka akan tetap digantung meski sudah meninggal. Jasad-jasad tersebut akan dibiarkan menggantung dan dimakan oleh burung-burung.

Jasadnya dibiarkan mengering hingga larut bersama debu dan angin. Hal ini dilakukan sesuai dengan hasil vonis yang diberikan dari Dewan Persidangan Ambon atau Ambonsche Raad van Justitie. Mereka berdalih agar hukuman ini menjadi pembelajaran bagi rakyat lainnya agar tidak ada yang berani melawan Pemerintah Belanda.

Tokoh-tokoh dalam Peperangan

Peristiwa peperangan antara pasukan Pattimura dan pasukan Belanda tidak lepas dari tokoh-tokoh penting. Tokoh yang terlibat dalam Perang Pattimura ini diantaranya:

  1. Kapitan Pattimura alias Thomas Matulessy
  2. Anthony Reebok
  3. Thomas Pattiwael
  4. Raja Tiow
  5. Lucas Latumahina
  6. Johanes Mattulessi
  7. Ulupaha
  8. Paulus Tiahahu
  9. Christina Martha Tiahahu
  10. Philip Latumahina
  11. Said Parintah

Hasil Perlawanan Pattimura

Perlawanan Kapitan Pattimura telah berakhir di tiang gantung, hal ini membuat rakyat Maluku kehilangan pemimpin mereka yang sangat pemberani. Beberapa dampak yang muncul setelah Kapitan Pattimura gugur diantaranya:

  1. Christina Martha Tiahahu dihukum oleh Pemerintah Belanda dan kemudian dibuang ke tanah Jawa.
  2. Masyarakat pribumi Maluku masih terus dipaksa kerja rodi atau menjadi serdadu oleh Pemerintah Belanda.
  3. Belanda semakin berkuasa dan semena-mena terhadap rakyat di tanah Maluku.
  4. Monopoli hasil bumi berupa rempah-rempah semakin gencar dilakukan.
  5. Pembuatan perahu-perahu semakin meningkat.
  6. Terjadinya persatuan antara rakyat Maluku dan Raja-raja di daerah lain seperti Ternate, Jawa, Bali, Sulawesi, dan Tidore.

Dari sejarah singkat di atas dapat disimpulkan bahwa Kapitan Pattimura merupakan sosok Pahlawan yang sangat tangguh, cerdik mengatur strategi, serta pantang menyerah. Namun perjuangannya harus terhenti akibat pengkhianatan oleh kawan sendiri. Meski begitu, rakyat Indonesia patut berbangga dan harus selalu menghargai jasa-jasa beliau.

Ini Daftar 5 Korporasi Besar di Indonesia

indofood korporasi besar di indonesia

Korporasi merupakan badan usaha yang sah, dengan kata lain memiliki badan hukum. Korporasi sering kali disamakan dengan perusahaan, meskipun sebenarnya terdapat beberapa perbedaan diantara keduanya. Korporasi lebih mengambarkan kepada perusahaan yang memiliki perusahaan inti dan banyak cabangnya.

Ada banyak korporasi besar di Indonesia yang mau tidak mau juga turut mempengaruhi keadaan ekonomi Indonesia. Dari mulai kegiatan usahanya hingga laba besar yang dihasilkan pasti berpengaruh bagi perekonomian, meskipun kecil.

5 Korporasi Besar di Indonesia

Jadi, kira-kira apa saja korporasi yang ada di Indonesia? Jika di total, jumlahnya tentu tidak sedikit, namun berikut ini adalah 5 korporasi besar di Indonesia. Paling tidak, Anda pasti sudah pernah mendengar nama dari setiap korporasi di bawah.

  • Unilever

Korporasi ini pasti tidak asing di telinga Anda. Mulai dari produk kebersihan dan kecantikan hingga makanan atau minuman pun diproduksi oleh korporasi ini. unilever sebenernya bukanlah perusahaan asli yang berpusat di Indonesia, melainkan di Rotterdam, Belanda.

Unilever pertama didirikan di Indonesia tahun 1933 dan namanya adalah Lever’s Zeepfabrieken N.V. dan baru berubah menjadi PT Unilever Indonesia Tbk di tahun 1997. Tak heran korporasi ini merupakan korporasi besar di Indonesia karena pada tahun 2018 saja penjualannya mencapai Rp41,8 triliun dengan laba sebesar Rp9,1 triliun.

Bank Rakyat Indonesia (BRI)

Jika anda mengecek korporasi-korporasi terbesar di Indonesia, pasti urutannya akan didominasi oleh bank, termasuk Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang juga selalu berada di posisi atas. Hal ini tidak mengherankan karena di tahun 2018 saja, BRI meraup laba bersih sebesar Rp32,4 triliun.

BRI merupakan bank pemerintah yang sudah berdiri sejak lama, yaitu tahun 1895 dan memiliki beragam jenis produk keuangan serta banyak anak perusahaan. Maka tidak heran BRI mendapat laba sebesar itu dari kegiatan usahanya.

PT Astra Internasional Tbk

Astra Internasional adalah korporasi yang bergerak di banyak bidang, utamanya kendaraan dan jalanan, namun juga di sektor pembiayaan, perbankan, dan asuransi. Korporasi ini didirikan sejak tahun 1957 dan tidak salah lagi sebagai salah satu korporasi besar di Indonesia.

Dari segi laba besih yang berhasil diraup pun, PT Astra Internasional mendapatkan laba hingga Rp15,8 triliun per September 2019 dari total pendapatan Rp177 triliun. Angka ini meskipun turun merupakan angka yang cukup besar bagi perusahaan yang memiliki 235 anak perusahaan, ventura bersama serta entitas asosiasi ini.

  • Indofood

Hampir semua orang dipastikan pernah mendengar nama korporasi ini. Indofood adalah korporasi yang bergerak di bidang food manufacturing. Bisa dilihat di sekeliling Anda bahwa mayoritas produk makanan baik olahan, bumbu-bumbuan, hingga tepung dan minuman dibuat oleh Indofood.

Karena produknya yang begitu mendominasi ini maka tak heran jika Indofood memiliki banyak konsumen sehingga menjadi korporasi yang besar seperti sekarang. Jika dilihat dari segi finansial, maka total penjualan bersih Indofood bahkan mencapai Rp73,4 triliun dengan laba kotor sebesar Rp20,2 triliun untuk tahun 2018.

Lihat juga: San Diego Hills by Lippo Group

PT Telkom Indonesia

Korporasi terakhir datang dari perusahaan yang bergerak di bidang teknologi informasi dan komunikasi terbesar di Indonesia, yaitu PT Telkom Indonesia Tbk. Telkom adalah korporasi yang sahamnya lebih banyak dikuasai negara, sehingga berstatus sebagai BUMN (Badan Usaha Milik Negara).

Bisnis TelkomGroup sebagai perusahaan TIK terbesar meliputi banyak bidang mulai dari mobile dengan adanya Telkomsel, Wi-Fi, network service, enterprise digital, maupun consumer digital. Dari segi finansial, Telkom mendapat laba bersih Rp16,46 per kuartal III-2019, mengalami peningkatan hinga 15%.

Selain lima korporasi besar diatas, masih banyak korporas-korporasi di Indonesia yang tidak kalah besar, baik itu jika dilihat dari sisi keuangannya. Korporasi ini tesebar baik milik pemerintah maupun swasta dan berpengaruh dalam kegiatan perekonomian Indonesia.

Tingkatan IQ Tertinggi, Terendah, hingga Rata-rata Manusia

IQ seringkali digunakan untuk menentukan tingkat kecerdasan seseorang. Padahal sebenarnya tidaklah demikian. IQ (Intelligence Quotient) atau Kecerdasan intelektual adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan sifat-sifat berpikir yang meliputi memecahkan masalah, menalar dan memahami gagasan, hingga daya tangkap dan berpikir abstrak.

Istilah IQ ini juga digunakan untuk menjelaskan tingkat kemampuan otak kiri. Sehingga IQ sering dikaitkan dengan kemampuan menganalisis objek dan logika. Karena hal inilah sering kali hal-hal yang dijadikan tolak ukur dalam IQ adalah tentang kemampuan berpikir, berkomunikasi, mengetahui, memahami, menganalisis sesuatu bahkan kadang termasuk pemahaman terhadap ilmu eksakta.

Continue reading “Tingkatan IQ Tertinggi, Terendah, hingga Rata-rata Manusia”