Megenal 4 Pelaku Bisnis: Entrepreneur, Investor, User, dan Business Partner

Tidak sedikit orang yang ingin memulai bisnis, hanya saja, kebanyakan dari mereka tidak tahu bagaimana cara memulainya. Walau seseorang punya ide bisnis yang potensial, tapi ia tidak dapat mengelaborasinya menjadi sebuah rencana bisnis yang matang, pastilah bisnis tersebut sulit untuk diwujudkan.

Oleh karena itu, pada tulisan ini, saya akan sedikit mengulas para pelaku utama berjalannya sebuah bisnis yang baik. 4 Pelaku tersebut adalah komponen yang tidak terpisahkan dalam sebuah aktivitas bisnis. Oleh karenanya, sebelum anda masuk lebih jauh dalam dunia bisnis, ada baiknya kamu mengetahui siapa saja pelaku utama tersebut.

1. Entrepreneur (Pengusaha)

Pengusaha adalah orang yang paling vital dalam sebuah bisnis. Dialah orang yang berhak menentukan segala sesuatu yang terjadi dalam bisnis. Tentu saja tanggungjawab ini tidak mudah, karena keberjalanan bisnis akan sangat bergantung pada kemampuan si pengusaha.

Dalam konteks bisnis kecil/ukm. Seorang pebisnis harus memastikan uang bisa berputar dengan baik, para pegawai terpenuhi hak-haknya, serta menjalin hubungan baik dengan investor, konsumen, serta mitra bisnis perusahaan.

2. User (Pengguna/Konsumen)

Tidak akan ada bisnis yang sustain (berkelanjutan) tanpa adanya konsumen. Adanya konsumen akan memastikan bahwa bisnis Anda dibutuhkan oleh orang lain.

Di era disruption sekarang ini, berpikir tentang konsumen adalah hal yang sangat penting mengingat persaingan bisnis yang semakin ketat.

Usaha sebuah bisnis untuk mendapatkan konsumen disebut dengan pemasaran (marketing). Lebih lanjut mengenai ini dapat kamu baca di tulisan marketing pengertian, cara, serta fungsinya.

3. Investor

Sebenarnya, investor bukan sesuatu yang wajib ada dalam bisnis. Banyak bisnis yang bisa tumbuh tanpa harus meminjam dana baik itu dari investor atau perbankan. Tapi, jika kamu merasa bahwa bisnis kamu itu sangat potensial dan kamu belum cukup modal untum memulainya, menggaet seorang investor bisa menjadi sebuah pilihan.

Investor adalah pihak yang dapat menyandang dana untuk kamu mewujudkan sebuah ide bisnis. Untuk mendapatkan investor, biasanya kamu memerlukan proposal rancangan usaha, contoh berikut template nya dapat kamu download pada kedua tautan ini:

Contoh Template business plan
Contoh proposal usaha 2018

Setelah membuat proposal bisnis, biasanya kamu akan diminta untuk mempresentasikan ide bisnis tersebut. Adapun contoh presentasi bisnis bisa kamu lihat juga pada tulisan ini.

Langkah terakhir, jika kamu sudah mendapatkan investor barulah kamu bisa membuat sebuah kesepakatan bisnis (MoU) yang berisi kontribusi masing2 pihak mulai dari pendanaan, material, tenaga kerja dll. Contoh surat perjanjian kerjasama usaha dapat kamu akses pada tautan ini.

Contoh perjanjian kerjasama usaha (MoU)

4. Business Partner (Supplier/Vendor)

Unsur terakhir yang biasanya ada dalam sebuah aktivitas bisnis adalah mitra bisnis itu sendiri. Jika menjadi seorang manusia saja kita tidak bisa hidup sendiri, begitupun dengan entitas bisnis. Bisnis sebesar apapun butuh untuk bermitra dengan bisnis yang lain.

Jika perusahaan kamu bergerak dalam bidang produksi, maka retailer (pengecer) adalah mitra bisnis, dan masih banyak contoh lainnya.

Jika perusahaan kamu bergerak dalam bidang jasa, maka vendor serta supplier dari layanan yang kamu berikan itulah mitra bisnis Anda.

Memiliki mitra bisnis yang baik adalah suatu keharusan, karena secara tidak langsung, partner bisnis bisa memengaruhi perusaah Anda, mulai dari kualitas produk/layanan, kesehatan cash flow perusahaan, hingga citra nama bisnis anda di masyarakat. Oleh karenanya, pintar2 lah memilih mitra bisnis untuk perusahaan kamu, apalagi jika kamu baru memulai usaha.

Oke, kira2 itulah 4 hal yang menjadi pondasi awal membangun bisnis. Selamat memulai bisnis guys!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *