PH Adalah? Begini Kinerjanya Saat Mempengaruhi Air

Dalam ilmu kimia pasti kamu sering mendengar istilah PH baik itu dalam air maupun tanah. PH memiliki singkatan sebagai Potential of Hydrogen atau Power of Hydrogen. PH adalah ukuran konsentrasi ion hidrogen pada air. Skala PH sendiri berada diantara 0 sampai 14 dan biasanya akan diukur menggunakan PH meter.

Dalam kimia PH adalah pengukuran untuk konsentrasi ion hydrogen dalam sebuah larutan berbasis air yang berguna untuk mengukur tingkat keasaman atau kebasaan cairan tersebut. Namun bagaimana dengan kinerja PH saat berada di air? Berikut adalah penjelasan lengkapnya.

Cara Kerja PH Pada Air

Membaca penjelasan mengenai PH adalah ada beberapa kriteria khusus untuk bisa membedakan apakah kadar cairan tersebut asam ataupun basa. Jadi untuk larutan yang mempunayi PH di bawah angka 7 disebut asam sedangkan jika nilainya berada diatasnya maka akan disebut alkali atau basa.

Secara sederhana  skala dari Ph dimulai dari angka 1 sampai dengan 14. Umumnya untuk air suling murni biasanya memiliki PH bernilai 7 yang artinya netral sementara untuk contoh dari PH asam sendiri seperti cuka karena nilainya hanya sekitar 2 dan PH basa adalah pemutih dengan jumlah skala sekitar 13,5.

Lantas bagaimana dengan air minum yang kamu konsumsi sehari-hari?. Menurut WHO PH untuk sebagian air minum berada diantara 6,5 sampai dengan 8,5. Hanya saja pada perairan alami malah bisa memiliki nilai yang lebih rendah misalnya saja air yang diakibatkan karena hujan asam atau air yang berada di daerah batu gamping.

Perlu kamu tahu kadar PH dalam air haruslah stabil dan tak perlu membuktikan untuk hal tersebut dengan alat ukurnya. Pasalnya jika air memiliki kadar terlalu asam maupun basa maka dapat merusak peralatan seperti pipa ataupun alat lainnya. Jika sudah demikian air tersebut tidak bisa diminum karena dapat memicu munculnya beberapa penyakit mematikan dalam tubuh.

PH memainkan peran yang sangat penting dalam sifat cairan salah satunya adalah membuat unsur-unsur tertentu didalamnya seperti logam dan mineral. Untuk kadar mineral dan logam juga harus seimbang karena bagaimanapun jika terlalu tinggi dapat menimbulkan korosi sehingga sangat tidak layak dikonsumi.

Banyaknya logam air akan membuat sifatnya menjadi asam sementara tingginya mineral pada air akan membuat sifatnya menjadi basa. Sementara jika kadarnya terlaluu rendah maka akan mengakibatkan air tersebut memiliki kandungan yang tidak seimbang.

Setidaknya seperti itulah penjelasan tentang PH adalah beserta kinerjanya untuk air. Dari sini kamu sudah paham bahwa air tidak hanya sebatas cairan hambar atau tidak ada rasanya saja melainkan di dalamnya terdapat kandungan yang hanya bisa diketahui jika diukur menggunakan alat khusus.

Sumber: Moms.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *