Mengenal aCommerce Asia dan Kiprahnya dari Tahun ke Tahun

platform it acommerce

Sudah pernah pakai jasa pengiriman acommerce? Sepertinya masih banyak yang belum tahu ya apa itu acommerce? Meski seolah tak terkenal dan namanya masih terdengar asing, jasa pengiriman yang satu ini sebenarnya sudah tersebar di beberapa negara lho. Berikut informasi lengkap mengenai aCommerce.

Tentang aCommerce

Kalau dipikir-pikir, kata aCommerce hampir mirip dengan e-commerce ya? Eits, tapi jangan sampai tertukar ya. Kalau e-commerce adalah aktivitas membeli atau menjual produk secara online alias melalui Internet.

Sedangkan aCommerce adalah e-commerce regional besar yang menyediakan layanan antar atau kirim barang-barang bermerek dengan cakupan nasional di negara-negara Asia Tenggara termasuk Indonesia, Thailand, Filipina, Singapura, dan Malaysia.

Namun selain urusan kirim-kirim barang, perusahaan besar ini juga menawarkan konsultasi e-niaga, pemasaran digital, pengembangan TI, pengembangan e-store, menyediakan layanan pelanggan, pemenuhan pesanan alias fulfillment (proses mempersiapkan dan mengirimkan pesanan pelanggan).

Guna memaksimalkan layanan pelanggan, aCommerce bermitra dengan sejumlah perusahaan logistik pihak ketiga terkemuka di setiap pasar agar orang-orang yang kebetulan berada di lokasi yang tidak bisa dijangkau oleh aCommerce karena jauh dari area distribusi utama bisa tetap menggunakan jasanya.

Lihat pula: Cara Cek Resi Paket Akulaku aCommerce

Selain itu, melalui 25 Integrasi API dengan operator di Thailand, Indonesia, Singapura, dan Filipina, membuat status pengiriman aCommerce bisa dilacak secara real-time.

Sejarah aCommerce

Cerita sejarah aCommerce dimulai sekitar 7 tahun yang lalu, tepatnya pada bulan Mei tahun 2013. Sejak pertama berdiri hingga saat ini, kantor pusatnya tetap sama, yaitu berada di Bangkok, Thailand. Berikut ringkasan sejarahnya:

platform it acommerce
platform it aCommerce / acommerce.asia

§  2013

Perusahaan didirikan oleh Paul Srivorakul, Tom Srivorakul, dan John Srivorakul, dengan modal pertama yang terkumpul sekitar 3,1 juta USD yang didapat dari NTT DOCOMO Ventures dan sejumlah investor lainnya.

§  2014

Pendanaan/modal tersebut kemudian dikelola oleh Ardent Capital dan Inspire Ventures (sebuah firma yang berbasis di Bangkok). Ada juga partisipan lain yaitu dari NTT DOCOMO, Sumitomo Corporation Equity Asia Limited, Sinar Mas Indonesia, Asia Pacific Digital, Usaha Agen Siber, dan JL Capital.

Pada tahun yang sama, aCommerce memiliki lebih dari 300 staf, menjadi salah satu e-niaga terbesar di Thailand, telah melayani 100+ klien, dan sudah memiliki rencana matang untuk memperluas pasar.

§  2015

Perusahaan tumbuh dan memperoleh 8x pendapatan dari tahun ke tahun, dengan pelanggan Indonesia adalah pendorong pendapatan terbesar perusahaan. Akhirnya, perusahaan membuka kantor-kantor baru untuk memenuhi permintaan yang meningkat.

Melihat kesuksesan ini, DKSH (Diethelm Keller Siber Hegner) membeli 20% saham aCommerce untuk ekspansi lebih lanjut ke Asia. DKSH sendiri adalah perusahaan induk Swiss yang mengkhususkan diri dalam layanan perluasan pasar.

§  2016

Unit penelitian aCommerce meluncurkan eCommerceIQ (IQsuite) pada tahun ini, dan untuk mempersiapkan Seri B, aCommerce mendapatkan pendanaan dari Telkom Indonesia, MDI Ventures, Blue Sky Australia dan DKSH dengan total 10 juta USD.

Pada tahun ini juga aCommerce Indonesia dan Singapura secara resmi dibuka untuk melayani pasar Asia Tenggara yang sedang berkembang pesat.

§  2017

Pada 2017, aCommerce memperluas operasinya ke Malaysia, membuka gudang baru seluas 21.100 meter persegi di Thailand dan Filipina, serta memenangkan Penghargaan Google Global Premier Partner untuk kategori Search Innovation and Growing Online Business se-Asia Tenggara.

2017 juga menjadi tahun peluncuran LEAP (Leadership Ecommerce Accelerator Program) yang dibuat oleh ecommerceIQ.

LEAP menjadi sekolah bisnis paling bergengsi di Thailand untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan tingkat lanjut yang dibutuhkan para profesional untuk sukses melakukan e-commerce di Asia Tenggara.

Masih di tahun yang sama, aCommerce mendapatkan 65 juta USD dalam putaran pendanaan seri B dari Emerald Media, Blue Sky, DKSH, dan sejumlah investor lain.

§  2018

aCommerce merayakan hari jadi ke-5 di tahun 2018, yang ditandai dengan pencapaian 750% pertumbuhan penjualan untuk 260 klien brand ternama seperti adidas, HP, L’Oreal, Nestle, Samsung, dan Unilever, serta telah mengirimkan 13,19 juta pesanan ke lebih dari 7,7 juta pelanggan di seluruh Asia Tenggara.

2018 juga menjadi tahun bagi aCommerce untuk meluncurkan BrandIQ guna meningkatkan keunggulan kompetitif merek di e-marketplace.

§  2019

Pada 2019, perusahaan memulai kemitraan dengan LINE untuk bersama-sama membawa lebih banyak brand ternama dan perusahaan untuk menggunakan platform LINE sebagai saluran penjualan online.

Perusahaan juga mengumumkan rencana strategis “aCommerce 2.0” untuk pertumbuhan berkelanjutan jangka panjang sebagai perusahaan pendukung e-commerce terkemuka di Asia Tenggara.

§  2020

Satu tahun setelah meluncurkan “aCommerce 2.0”, perusahaan membagikan hasil dari target internalnya termasuk mencapai profitabilitas grup lebih cepat dari jadwal dan beralih dari solusi layanan tunggal.

Rencana strategis tersebut ternyata juga membantu aCommerce menavigasi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya yang dibawa oleh pandemi COVID-19 dalam mendorong semua bisnis di seluruh dunia untuk mengubah bisnis mereka secara digital.

Kesuksesan ini membuat perusahaan berhasil mengumpulkan 15 juta USD dari Indies Capital Partners sebagai pendukung sekaligus investor.

Sebagai salah satu solusi untuk pengiriman jarak jauh seperti antar negara, aCommerce adalah jasa pengiriman berpengalaman yang bisa dipercaya. Hal ini terbukti dari banyaknya pencapaian yang telah didapat perusahaan dan bahkan para investornya adalah perusahaan-perusahaan besar.

Strategi Pemasaran Digital Terbaik Menyambut 2020

Menjalankan suatu bisnis harus dilakukan dengan pemahaman dan konsentrasi yang tinggi. Jika salah mengambil jalan, tidak menutup kemungkinan Anda akan terjerumus dalam jurang kegagalan. Resiko kegagalan memang selalu ada, tapi akan lebih baik bila dihindari atau setidaknya menyiapkan beberapa rencana untuk menanggulanginya.

Berlaku pula jika Anda berencana melakukan digital marketing. Istilah digital marketing mengacu pada aktivitas penjualan maupun promosi yang dilakukan dengan memanfaatkan fungsi dan peran teknologi digital. Tujuannya untuk menarik minat konsumen, branding produk dan memperkenalkan profile perusahaan secara online.

Meskipun terdengar mudah, nyatanya melakukan promosi online jauh lebih sulit daripada promosi dari mulut ke mulut. Harus ada strategi ditigal marketing yang dimiliki agar kegiatan yang dilakukan sampai ke target marketing dan menghasilkan sesuatu.

7 Strategi Digital Marketing Terbaik di 2019

Mau usaha kecil atau skala besar, strategi harus dimiliki ketika wacana promosi menjadi salah satu projek penting perusahaan. Bila itu berkaitan dengan digital marketing, maka strategi inilah yang Anda butuhkan:

1. Blogging Dengan Menonjolkan SEO

SEO (Search Engine Optimization) merupakan istilah populer yang berhubungan dengan peringkat web di search engine. Google sebagai search engine terkemuka dan terpopuler di dunia mampu menampilkan banyak sekali informasi cukup dengan mengetikkan kata kunci (keyword).

Sebagai salah satu pengguna rutin Google, kita tentunya ingin nama situs kita yang muncul paling awal ketika searching.

Oleh karena itu, kita memerlukan penerapan teknik SEO yang tepat untuk menjadi situs yang terdepan. Bagaimana caranya? Tidak lain dengan mempelajari cara kerja SEO, termasuk istilah penting yang berhubungan dengannya.

  • Backlink: Link yang ada diwebsite orang lain dan menuju website kita.
  • Black Hat SEO: Bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan peringkat namun sayangnya teknik ini dilarang.
  • PageRank: Algoritma pertama yang kini telah digantikan dengan berbagai algoritma terbaru dibuat khusus oleh Google.
  • Outbond Link: Link yang akan membawa kita memasuki halaman situs milik orang lain.
  • White Hat SEO: Teknik SEO yang diperbolehkan oleh Google dan mesin pencari lainnya.

2. Video Marketing Via YouTube

YouTube masih cukup efektif sebagai media komunikasi dan media promosi visual dengan skala internasional. Di YouTube, Anda bisa mengupload video promosi menarik dengan ciri khas tersendiri. Konten-konten yang ditampilkan di YouTube harus memiliki keunikan yang mampu menarik keinginan pengguna lainnya untuk melihat video Anda.

Semakin banyak jumlah subscriber atau viewers maka akan semakin populer akun YouTube Anda yang nantinya akan berdampak positif terhadap penjualan. Mungkin terdengar mudah dan menyenangkan, tapi nyatanya strategi digital marketing ini cukup sulit dilaksanakan, apalagi bila tidak ada pengalaman menghasilkan video yang bagus.

Teknik editing video dan pengaturan pengambilan gambar harus dilakukan sebaik mungkin, sehingga seseorang yang menonton akan merasa nyaman. Bahkan bisa menangkap informasi yang coba Anda sampaikan di dalamnya. Sebelum memulai video marketing, pelajari lebih dahulu caranya hingga benar-benar mahir.

Psst.. sudah tahu Wistia? Konon kabarnya, platform ini lebih bisa diandalkan daripada YouTube sebagai penyedia video untuk website kamu loh!

3. Email Marketing

Jika jumlah pengunjung di situs Anda sudah cukup banyak bahkan ada pula yang sering memberikan komentar positif. Mulailah untuk menambahkan navigasi newsletter di dalamnya. Tidak ada kata terlambat untuk menggunakan fitur ini.

non stop email marketing by gojek
Non-stop email marketing dari Gojek

Newsletter marketing merupakan fitur modern yang memungkinkan seseorang memperoleh update-an terbaru dari sebuah situs. Cara mengaktifkan newsletter pun sangat mudah, seseorang hanya perlu memasukkan alamat email aktif lalu tekan subscribe.

Ketika alamat email telah terhubung dengan web, maka update terbaru akan dikirim secara otomatis ke alamat email. Strategi ini bisa menjadi cara promosi jangka panjang tanpa perlu banyak action. Yang perlu Anda lakukan cukup update konten baru nan menarik secara teratur.